Jumat, 26 November 2010

Beban Bunga Utang Tinggi, Bakrie Brothers Rugi Rp 565 Miliar

langitbiru- Jakarta - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mengalami kerugian Rp 565,9 miliar pada kuartal III-2010, padahal pada periode yang sama tahun lalu perusahaan ini tercatat masih untung Rp 40,48 miliar.

Presiden Direktur BNBR Bobby Gafur Umar mengatakan, kerugian ini dialami karena beban bunga utang di kuartal III-2010 meningkat menjadi Rp 1,46 triliun.

"Beban bunga konsolidasi BNBR meningkat menjadi Rp1,46 triliun sehingga perseroan mencatatkan rugi bersih senilai Rp 565,9 miliar," ujar Bobby dalam siaran pers, Jumat (26/11/2010).

Padahal sampai kuartal III-2010 pendapatan perseroan dikatakan Bobby meningkat 74,1% menjadi Rp 9,18 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 5,33 triliun. Ini mengakibatkan laba usaha perseroan pada periode itu meningkat 44,6% menjadi Rp 744,47 miliar.

Menurut Bobby peningkatan pendapatan ini karena penjualan yang meningkat dari unit usaha BNBR yakni PT Bakrie Energy International senilai Rp 3,58 triliun.

Karena beban utang perseroan yang tinggi, Bobby mengatakan akan terus menurunkan beban utang perseroan. Sampai kuartal III-2010, perseroan mengaku sudah mengurangi nilai utangnya Rp 1,3 triliun.

"Perseroan telah membayar sejumlah pinjaman jangka pendek. Ini menjadi bagian yang strategis dari program revitalisasi keuangan BNBR," jelas Bobby.

sumber- detik.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar