Korea Memanas, 22 Ditahan Karena Sebarkan Info Palsu
langitbiru- SEOUL - Kepolisian Korea Selatan (Korsel) mengatakan pihaknya telah menahan 22 orang karena menyebarkan informasi dan rumor yang tidak benar. Informasi palsu itu beredar melalui pesan online dan SMS menyusul serangan Korea Utara (Korut) ke wilayah Korsel.
Setelah Korut melancarkan serangan ke pulau terdepan Korsel, beberapa orang diduga mengirimkan pesan singkat (SMS) yang berisi pesan palsu. Pengirim mengklaim pesan tersebut dikirim langsung oleh Kementerian Pertahanan dan kantor militer lain. Dalam pesan tersebut, disebutkan negara meminta bantuan dari pasukan cadangan.
Dikatakan bahwa Korsel membutuhkan laki-laki berusia di atas 19 tahun untuk bergabung dengan militer selama dua tahun. Setelah itu, mereka akan diperbantukan sebagai pasukan cadangan.
"Diduga masih ada pihak-pihak lain yang menyebarkan kabar palsu dengan mengatakan Korsel telah menyerang Korut lebih dulu," demikian pernyataan Divisi Cyber Crime dari Kantor Kepolisian Nasional.
"Kami akan melacak pihak-pihak yang menyebarkan informasi palsu tersebut. Selain itu, kami juga akan menyusun strategi untuk menghadapi cyber terrorism," ujar seorang pejabat kepolisian seperti disitat AFP, Jumat (26/11/2010).
Korut dan Korsel tidak pernah menandatangani kesepakatan damai setelah Perang Korea mengalami gencatan senjata pada 1953. Jadi secara teknis perang tersebut belum berakhir.
sumber- okezone
Tidak ada komentar:
Posting Komentar